Just another free Blogger theme

14/04/24

 

Ali Arifin Nasution (Foto: Istimewa)

Sebi1Daily.blogspot.com, Mata Pena - Surga merupakan tempat terindah yang dijanjikan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada hamba-Nya yang bertakwa, dimana di dalam surga berisi kenikmatan dan kebahagiaan hakiki yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Siapapun pasti mendambakan surga, dan dengan Rahmat-Nya manusia bisa memasuki surga. Seandainya umat manusia mengetahui gambaran surga, tentu mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk meraihnya.

Mereka akan senantiasa mengerjakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Namun begitu, ternyata ada empat golongan manusia yang dirindukan surga. Siapa sajakah mereka, apakah kita salah satunya?. Sebagaimana hadist Rasulullah SAW, ada 4 golongan manusia yang dirindukan surga;

الْجَنَّةُ مُشْتَاقَةٌ إِلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ : تَالِي الْقُرْآنِ وَحَافِظِ اللَّسَانِ, وَمُطْعِمِ الْجِيْعَانِ, وَصَائِمِ فِي شَهْرٍ رَمَضَانَ . رواه أبوداود والترمذي عن ابن عباس

1. Orang yang gemar membaca kitab suci Al-Qur'an (تَالِي الْقُرْآنِ)

Golongan pertama manusia yang dirindukan surga adalah mereka yang gemar membaca kitab suci Al- Qur'an. Al-Qur'an merupakan pedoman hidup umat Islam, membaca dan memahami serta mengamalkannya menjadi bentuk ibadah yang sangat besar pahalanya.

إنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak merugi." (QS. Al-Fathir: 29).

Adalah sebuah anugerah yang istimewa ketika surga merindukan manusia yang gemar membaca Al- Qur'an. Karena dengan bacaan tersebut, Allah telah pula memberikan ketenangan batin, kasih sayang dan kecintaan-Nya, serta kemuliaan dan selalu diingat oleh Allah SWT.

Balasan berupa pahala yang sangat besar juga telah disiapkan bagi mereka yang gemar membaca kitab suci Al-Qur'an sebagaimana sabda Rasulullah SAW. berikut ini:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رَضِىَ اللّهُ عَنْهُ يَقُولُ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ « مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُوْلُ الم حَرْفٌ ولكن أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامُ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ.

"Siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur'an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan AlifLaamMiim satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf, dan Miim satu huruf." (HR. Tirmidzi).

2. Orang yang mampu menjaga lisannya (وَحَافِظِ اللَّسَانِ)

Golongan manusia yang dirindukan surga berikutnya adalah mereka yang senantiasa menjaga lidahnya dari perkataan yang tidak baik. Orang yang mampu menjaga lisannya tentu tidak akan menyakiti orang lain dengan perkataannya. Hendaklah kita menjaga lisan kita sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan perkataan yang baik dan bermanfaat.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحُ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُم وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Hai orang- orang yang beriman, bertakwalah kamu sekalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki amalan-amalanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Siapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar." (QS. Al- Ahzab: 70-71).

Lidah memang bisa menimbulkan masalah besar jika tidak mampu menjaganya dengan perkataan yang baik dan benar. Lidah bisa lebih tajam dari pedang, karena dengan lidah seseorang bisa melakukan fitnah, menyebarkan kebohongan dan kebencian sehingga menimbulkan pertikaian bahkan perpecahan.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ رَسُوْلِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : (( مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ باللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكرم جَارَهُ وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكرمْ ضَيْفَهُ)). رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمُ

Dari Abi Hurairah Radhiyallahu 'anhu sesungguhnya Rasulullah Sallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata baik atau lebih baik diam, barangsiapa yang beriman maka hendaklah ia memuliakan tetangganya dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya." (HR. Bukhari).

3. Orang yang memberikan mereka yang sedang kelaparan makanan kepada (وَمُطْعِمِ الْجَيْعَانِ)

Golongan selanjutnya yang dirindukan surga adalah mereka yang memberikan makanan kepada orang yang sedang kelaparan. Kebiasaan bersedekah dan membantu orang lain yang membutuhkan memiliki banyak keutamaan karena amalan tersebut merupakan perbuatan yang sangat mulia dan berpahala besar.

Rasulullah Sallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Allah tidak menarik kekasih-kekasih-Nya kecuali atas kedermawaan dan akhlak yang baik." (HR. Ibnu Hibban).

Hadist riwayat At-Thabrani, diriwayatkan dengan sanad yang baik, berkata Abu Asy-Syaikh, dari bapaknya, dari kakeknya, dia berkata, Aku bertanya kepada Rasulullah, "Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku amal yang menyebabkan aku masuk surga."

Rasulullah SAW bersabda, "Yang memastikan kamu masuk surga dan mendapat ampunan adalah suka memberi makanan, menebarkan salam, dan berbicara dengan baik."

4. Orang yang berpuasa di bulan suci Ramadhan (وَصَائِمِ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ)

Di bulan suci Ramadhan Allah telah menjanjikan kepada hamba-Nya ampunan dan pembebasan dari panas api neraka. Terutama bagi mereka yang ikhlas menjalankan ibadah puasa, menghidupkan malamnya dengan sholat dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Rasulullah Sallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, karena iman dan ikhlas maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari Muslim).

Rasulullah SAW juga bersabda: "Di surga ada delapan pintu. Diantaranya ada pintu yang dinamakan Ar-Rayyan. Tidak dibolehkan memasukinya kecuali orang-orang yang berpuasa." (HR. Bukhari).

Setelah mengetahui ciri-ciri empat golongan manusia yang dirindukan surga,maka sudah seharusnya kita untuk berlomba-lomba dalam menggapainya.



Penulis : Ali Arifin Nasution 

Categories: ,


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 comments:

Posting Komentar