![]() |
| Ali Arifin Nasution (Foto: Istimewa) |
Sebi1Daily.blogspot.com, Mata Pena - Surga
merupakan tempat terindah yang dijanjikan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada
hamba-Nya yang bertakwa, dimana di dalam surga berisi kenikmatan dan
kebahagiaan hakiki yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
Siapapun
pasti mendambakan surga, dan dengan Rahmat-Nya manusia bisa memasuki surga.
Seandainya umat manusia mengetahui gambaran surga, tentu mereka akan berusaha
sekuat tenaga untuk meraihnya.
Mereka
akan senantiasa mengerjakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala
larangan-Nya. Namun begitu, ternyata ada empat golongan manusia yang dirindukan
surga. Siapa sajakah mereka, apakah kita salah satunya?. Sebagaimana hadist
Rasulullah SAW, ada 4 golongan manusia yang dirindukan surga;
الْجَنَّةُ
مُشْتَاقَةٌ إِلَى أَرْبَعَةِ نَفَرٍ : تَالِي الْقُرْآنِ وَحَافِظِ اللَّسَانِ, وَمُطْعِمِ
الْجِيْعَانِ, وَصَائِمِ فِي شَهْرٍ رَمَضَانَ . رواه أبوداود والترمذي عن ابن عباس
1.
Orang yang gemar membaca kitab suci Al-Qur'an (تَالِي الْقُرْآنِ)
Golongan
pertama manusia yang dirindukan surga adalah mereka yang gemar membaca kitab
suci Al- Qur'an. Al-Qur'an merupakan pedoman hidup umat Islam, membaca dan
memahami serta mengamalkannya menjadi bentuk ibadah yang sangat besar
pahalanya.
إنَّ
الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ
سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ
Allah
Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang selalu
membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezeki yang
Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu
mengharapkan perniagaan yang tidak merugi." (QS. Al-Fathir: 29).
Adalah
sebuah anugerah yang istimewa ketika surga merindukan manusia yang gemar
membaca Al- Qur'an. Karena dengan bacaan tersebut, Allah telah pula memberikan
ketenangan batin, kasih sayang dan kecintaan-Nya, serta kemuliaan dan selalu
diingat oleh Allah SWT.
Balasan
berupa pahala yang sangat besar juga telah disiapkan bagi mereka yang gemar
membaca kitab suci Al-Qur'an sebagaimana sabda Rasulullah SAW. berikut ini:
عَنْ
عَبْدِ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رَضِىَ اللّهُ عَنْهُ يَقُولُ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ
صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ « مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ
بِهِ حَسَنَةٌ وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُوْلُ الم حَرْفٌ ولكن أَلِفٌ
حَرْفٌ وَلَامُ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ.
"Siapa
yang membaca satu huruf dari Al-Qur'an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan
tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak
mengatakan AlifLaamMiim satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu
huruf, dan Miim satu huruf." (HR. Tirmidzi).
2.
Orang yang mampu menjaga lisannya (
Golongan
manusia yang dirindukan surga berikutnya adalah mereka yang senantiasa menjaga
lidahnya dari perkataan yang tidak baik. Orang yang mampu menjaga lisannya
tentu tidak akan menyakiti orang lain dengan perkataannya. Hendaklah kita
menjaga lisan kita sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala
dengan perkataan yang baik dan bermanfaat.
يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحُ لَكُمْ
أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُم وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ
فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
Allah
Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Hai orang- orang yang beriman, bertakwalah
kamu sekalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah
memperbaiki amalan-amalanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Siapa mentaati Allah
dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar."
(QS. Al- Ahzab: 70-71).
Lidah
memang bisa menimbulkan masalah besar jika tidak mampu menjaganya dengan
perkataan yang baik dan benar. Lidah bisa lebih tajam dari pedang, karena
dengan lidah seseorang bisa melakukan fitnah, menyebarkan kebohongan dan
kebencian sehingga menimbulkan pertikaian bahkan perpecahan.
عَنْ
أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ رَسُوْلِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ قَالَ : (( مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ باللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا
أَوْ لِيَصْمُتْ وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكرم جَارَهُ
وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكرمْ ضَيْفَهُ)). رَوَاهُ
الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمُ
Dari
Abi Hurairah Radhiyallahu 'anhu sesungguhnya Rasulullah Sallallahu 'alaihi wa
Sallam bersabda: "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka
hendaklah ia berkata baik atau lebih baik diam, barangsiapa yang beriman maka
hendaklah ia memuliakan tetangganya dan barang siapa yang beriman kepada Allah
dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya." (HR. Bukhari).
3.
Orang yang memberikan mereka yang sedang kelaparan makanan kepada (وَمُطْعِمِ الْجَيْعَانِ)
Golongan
selanjutnya yang dirindukan surga adalah mereka yang memberikan makanan kepada
orang yang sedang kelaparan. Kebiasaan bersedekah dan membantu orang lain yang
membutuhkan memiliki banyak keutamaan karena amalan tersebut merupakan
perbuatan yang sangat mulia dan berpahala besar.
Rasulullah
Sallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Allah tidak menarik
kekasih-kekasih-Nya kecuali atas kedermawaan dan akhlak yang baik." (HR.
Ibnu Hibban).
Hadist
riwayat At-Thabrani, diriwayatkan dengan sanad yang baik, berkata Abu
Asy-Syaikh, dari bapaknya, dari kakeknya, dia berkata, Aku bertanya kepada
Rasulullah, "Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku amal yang menyebabkan aku
masuk surga."
Rasulullah
SAW bersabda, "Yang memastikan kamu masuk surga dan mendapat ampunan
adalah suka memberi makanan, menebarkan salam, dan berbicara dengan baik."
4.
Orang yang berpuasa di bulan suci Ramadhan (
Di
bulan suci Ramadhan Allah telah menjanjikan kepada hamba-Nya ampunan dan
pembebasan dari panas api neraka. Terutama bagi mereka yang ikhlas menjalankan
ibadah puasa, menghidupkan malamnya dengan sholat dan senantiasa mendekatkan
diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
مَنْ
صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Rasulullah
Sallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Siapa yang berpuasa di bulan
Ramadhan, karena iman dan ikhlas maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah
lalu." (HR. Bukhari Muslim).
Rasulullah
SAW juga bersabda: "Di surga ada delapan pintu. Diantaranya ada pintu yang
dinamakan Ar-Rayyan. Tidak dibolehkan memasukinya kecuali orang-orang yang
berpuasa." (HR. Bukhari).
Setelah
mengetahui ciri-ciri empat golongan manusia yang dirindukan surga,maka sudah
seharusnya kita untuk berlomba-lomba dalam menggapainya.
Penulis : Ali Arifin Nasution

0 comments:
Posting Komentar